Asih dan Narti…. mereka dalah dua orang asistenku… hmmm…. mungkin kata asisten terdengar gaya…
Lalu… sebutan apa yang pas bagi mereka?… batur??… babu???… jongos???…. pembantu???
Ahhh… kurasa tidak…
Aku selalu memperkenalkan mereka pada teman2, saudara, guru2 anakku, karyawan2ku dan semua yang menanyakan mereka, dengan sebutan asisten…
Meskipun sama artinya, tapi aku memberikan sedikit kebanggaan untuk mereka, dengan jabatan asisten. Lengkapnya : PERSONAL ASISTANT
Bagaimana tidak??…. Mereka begitu ikhlas membantu semua kebutuhanku. Tanpa mereka, betapa repotnya aku…
Mencuci, masak, menyapu, menge pel, menyiram tanamanku baik yang di darat maupun yang di atas genteng, mengantar anakku ke sekolah, belanja ke pasar…. aaghhh ….. masih banyak lagi yang mereka kerjakan…
Yaah!!!! mereka mengerjakan dengan tersenyum… dengan gembira… dengan bersenandung… dengan bernyanyi…. dengan tertawa…. bahkan sambil menghafal ayat-ayat Al Qur’an…. !!!
Kalaupun ekspresi wajah mereka berubah… aku tau mereka lelah… Itu tak berlangsung lama…
Kalau mereka sedang kesal…. aku tau, itu segera berlalu… tak ada dendam…
Sepanjang hari, mereka tak pernah memperlihatkan sedikitpun auratnya… Kerudung jilbab, tak pernah lepas menutup rambutnya…. sepanjang hari !!!…. meskipun panas hawa setrika membuat rambutnya basah oleh keringat… meskipun peluh menetes deras ketika suhu udara begitu tinggi… saat matahari begitu terik…
Yaah…. mungkin mereka tak seberuntung aku…. tetapi mereka selalu mensyukuri apa yang mereka terima, lebih dariku…
Yaaah…. mungkin baju mereka tak semahal bajuku…. tapi, mereka selalu menyelimuti hati mereka dengan kesabaran yang tak ternilai harganya…, lebih dariku…
Mungkin mereka hanya lulusan SMP…. tapi, keimanan dan ketaqwaan mereka, lebih dari aku…
Yaaahhh…. mereka bukan babuku….
Mereka adalah teman, sahabat, sekaligus guruku…
Yang selalu ada dan membantuku, saat aku membutuhkannya….
Buat Mbak Asih dan Mbak Narti….
Terimakasih atas segala bantuan kalian untuk keluarga kami….
March 7, 2008 at 8:27 pm |
aku bergetar baca yg ini.
pdhl bukan pertama, bahkan mgkn sering aku dgr semacam ini.
tapi knp aku ngerasa tergetar lagi ya pas baca edisimu ya mba ..?
mgkn itu ya yg namanya empati .. ajaib ..
postingmu ini oke sekali mba ..
March 8, 2008 at 6:17 pm |
Kali lain aku pun bergetar… ketika asistenku tak mau berhenti ataupun menepi…. meski jilbab dan bajunya kuyub oleh tetesan hujan….
makasih lo, tuk coment n pujiannya… * MODE GR ON *
April 8, 2008 at 1:47 pm |
Mat kenal di dunia maya…
aku juga haru, apalagi pernah juga jadi asisten bu sitta he he…
April 11, 2008 at 5:23 pm |
Hehehe…. DUNIA MAYA…
Makasih ya pak.. udah mampiir…
Kalo yang ini, saya justru yg jd asistennya…….
Tepatnya, senior saya…
Sukses ya paak….
November 15, 2008 at 3:50 am |
asik banget…. menggeliitk
November 16, 2008 at 6:30 am |
salam kenal, mas Ahmad…
Makasih udah mampir…
Kok comment nya “menggelitik”…. ?
Kira2, apanya ya… yang membuat mas Ahmad tergelitik? Hehehe….