TeMaN, SaHabAt, DaN GuRu

March 5, 2008

Asih dan Narti…. mereka dalah dua orang asistenku… hmmm…. mungkin kata asisten terdengar gaya…
Lalu… sebutan apa yang pas bagi mereka?… batur??… babu???… jongos???…. pembantu???
Ahhh… kurasa tidak…
Aku selalu memperkenalkan mereka pada teman2, saudara, guru2 anakku, karyawan2ku dan semua yang menanyakan mereka, dengan sebutan asisten…
Meskipun sama artinya, tapi aku memberikan sedikit kebanggaan untuk mereka, dengan jabatan asisten. Lengkapnya : PERSONAL ASISTANT

Bagaimana tidak??…. Mereka begitu ikhlas membantu semua kebutuhanku. Tanpa mereka, betapa repotnya aku…
Mencuci, masak, menyapu, menge pel, menyiram tanamanku baik yang di darat maupun yang di atas genteng, mengantar anakku ke sekolah, belanja ke pasar…. aaghhh ….. masih banyak lagi yang mereka kerjakan…
Yaah!!!! mereka mengerjakan dengan tersenyum… dengan gembira… dengan bersenandung… dengan bernyanyi…. dengan tertawa…. bahkan sambil menghafal ayat-ayat Al Qur’an…. !!!

Kalaupun ekspresi wajah mereka berubah… aku tau mereka lelah… Itu tak berlangsung lama…
Kalau mereka sedang kesal…. aku tau, itu segera berlalu… tak ada dendam…

Sepanjang hari, mereka tak pernah memperlihatkan sedikitpun auratnya… Kerudung jilbab, tak pernah lepas menutup rambutnya…. sepanjang hari !!!…. meskipun panas hawa setrika membuat rambutnya basah oleh keringat… meskipun peluh menetes deras ketika suhu udara begitu tinggi… saat matahari begitu terik…

Yaah…. mungkin mereka tak seberuntung aku…. tetapi mereka selalu mensyukuri apa yang mereka terima, lebih dariku…

Yaaah…. mungkin baju mereka tak semahal bajuku…. tapi, mereka selalu menyelimuti hati mereka dengan kesabaran yang tak ternilai harganya…, lebih dariku…

Mungkin mereka hanya lulusan SMP…. tapi, keimanan dan ketaqwaan mereka, lebih dari aku…

Yaaahhh…. mereka bukan babuku….
Mereka adalah teman, sahabat, sekaligus guruku…
Yang selalu ada dan membantuku, saat aku membutuhkannya….

Buat Mbak Asih dan Mbak Narti….
Terimakasih atas segala bantuan kalian untuk keluarga kami….